Rapat Pertemuan & Dialog Ilmiah antara Data Science Center (DSC) LST FMIPA Universitas Indonesia dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait pengembangan data sains dan AI di Kantor MUI, Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Data Science Center Universitas Indonesia (DSC UI) bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) siap bersinergi untuk membawa layanan keagamaan ke era baru yang lebih modern. Melalui Dialog Ilmiah strategis di Kantor MUI Pusat, gagasan besar mengenai pemanfaatan teknologi data sains dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) resmi dipaparkan oleh perwakilan UI, Prof. Alhadi Bustamam, Ph.D, demi memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

Di tengah fenomena booming teknologi saat ini, AI sering kali disalahpahami oleh publik sebagai ‘alat ajaib’ yang bisa melakukan segalanya tanpa batas. Sebagai institusi riset, DSC UI menekankan bahwa pengembangan kecerdasan buatan harus diarahkan secara bijak, memiliki etika data yang kuat, serta berjalan di atas koridor nilai-nilai moral yang jelas agar tidak beroperasi secara liar.

Dalam rapat tersebut digagas usulan “MUI GPT” dengan memproyeksikan implementasi Large Language Model (LLM) yang dirancang khusus untuk membantu MUI dalam memproses dan merespons pertanyaan umat terkait literatur fatwa secara cepat dan presisi. Infrastruktur algoritma ini juga akan dikembangkan sebagai decision support system untuk memberikan rekomendasi data yang efisien bagi industri dan masyarakat, salah satunya terkait akselerasi penentuan produk halal.

“Disini kita melihat banyak potensi yang bisa dikembangkan untuk MUI, Karena disinikan banyak sekali hal hal yang berkaitan dengan kemaslahatan umat, sehingga disini kalau kita bisa menggunakan pendekatan Data Science dan AI dapat membantu layanan MUI akan memberikan banyak manfaat untuk umat. Saat ini DSC LST FMIPA UI sedang Mengembangakan Deteksi Karakter berbasis AI (Vocharu) yang menggunakan Suara Sebagai objek deteksi. Aplikasi Berbasis AI ini sudah diujikan di kampus dan expertice di bidang Psikologi. Hal ini dapat digunakan untuk melihat Para Da’i melalui suara mereka untuk melihat potensi dan interaksi meraka terhadap masyarakat sehingga penyampaian nanti menjadi lebih optimal.” ujar Prof. Alhadi Bustamam, Ph.D di Kantor MUI Pusat, Jakarta, Selasa (12/5/2026)

Leave a Reply